8 Kemungkinan Alasan Konten Tulisan Anda Sepi Pembaca

konten-tulisan-membingungkan
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Konten adalah hal yang sangat penting dan harus Anda berikan upaya terbaik, baik itu menulis posting blog, membuat video atau memposting konten di media sosial. Konten tulisan Anda hanya dibaca sedikit pengunjung dan hanya sedikit pembaca yang meninggalkan komentar? Bila Anda tidak mendapatkan hasil apapun dari konten tulisan yang Anda buat, hal itu bisa jadi ada sesuatu yang salah. Inilah 8 kemungkinan alasan konten tulisan Anda sepi pembaca yang telah dirangkum oleh tim Penulis.ID.

 

Anda tidak memiliki strategi

Apakah Anda selama ini hanya memposting apa pun yang Anda inginkan, kapan pun Anda mau? Faktanya, hanya 37% marketer yang memiliki strategi pemasaran konten yang baik. Artinya, sebagian besar marketer tidak memikirkan secara strategis tentang konten yang mereka buat. Hal ini akan membuat audiens mengabaikan apa yang Anda bagikan. Anda perlu membangun content marketing dan juga content strategy. Strategi pemasaran konten membantu Anda mengidentifikasi apa yang ingin Anda capai dengan konten Anda, serta bagaimana Anda akan menggunakan konten Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda yang lebih besar.

Jika Anda beroperasi tanpa strategi pemasaran konten, akan sulit bagi audiens target untuk mengetahui apa yang Anda inginkan. Namun, ketika membuat rencana, Anda menetapkan tujuan di balik konten Anda. Membuat rencana pemasaran konten sebenarnya tidak sulit. Kita bisa menguraikan bagaimana Anda dapat membuat rencana yang efektif hanya dalam satu halaman dengan menetapkan tujuan, sasaran, metrik, dan strategi Anda. Setelah hal ini selesai, Anda siap untuk beralih ke kalender editorial. Kalender editorial harus bekerja bersama-sama dengan strategi pemasaran konten yang Anda buat.

 

Konten Anda kurang berkualitas

Bila tidak berupaya sepenuhnya untuk membuat konten berkualitas dan tidak memiliki strategi maka hal tersebut hanya membuang-buang waktu, dan tenaga. Jika Anda ingin memasarkan bisnis Anda dengan sukses, Anda perlu menemukan kesalahan, membangun konten Anda, dan mulai melakukan evaluasi. Anda dapat menggunakan konten untuk mengimplementasikan rencana bisnis. Berapapun banyaknya pengunjung blog Anda, pembaca potensial akan beralih dan hilang jika konten yang Anda miliki kurang berkualitas. Jadi, buatlah selalu konten yang berkualitas, baik konten tersebut berupa tulisan, gambar, ataupun ilustrasi. Konten berkualitas tak akan lekang oleh waktu dan bisa menghasilkan kesan mendalam untuk pembaca.

 

Konten tidak dikemas secara menarik

Ketika Anda menulis konten, lakukanlah editing secara berulang kali sampai Anda merasa benar-benar yakin bahwa hasil konten Anda telah sempurna, dan dikemas dengan desain yang sangat menarik. Anda bisa melihat para kompetitor bila menemukan sesuatu yang unik dan orisinil yang kompetitor Anda miliki. Dapatkan feedback bagus, dan lakukan hal yang sama tapi dengan cara yang jauh lebih baik. Blogger dan pengusaha secara konstan mengulang ide bagus lainnya dan mengadaptasinya sehingga tercipta konten yang sempurna. Lakukan hal yang sama pada konten tulisan Anda agar menarik bagi pembaca dan membuat mereka betah membaca konten Anda.

 

Tidak menerbitkan konten secara berkala

Dalam membuat konten, kualitas memang mengalahkan kuantitas. Namun, jika Anda hanya memposting konten sebulan sekali, hal ini tidak akan efektif. Konsistensi adalah kunci untuk membangun kepercayaan dan kredibilitas baik dengan audiens Anda dan dengan mesin pencari. Intinya sederhana, saat membuat lebih banyak blog, Anda akan mendorong lebih banyak traffic ke situs web Anda. Dengan lebih banyak lalu lintas, Anda dapat membuktikan kepada Google bahwa Anda memiliki konten yang ingin dibaca oleh orang.Setelah berbagi informasi dan konten tulisan yang berharga, maka akan lebih banyak traffic dan pengunjung yang akan membaca. The Writing Cooperative menemukan bahwa blogging setiap hari akan menurunkan minat pembaca bila dibandingkan dengan memposting hanya enam kali dalam sebulan. Pada Maret 2017, The Writing Cooperative memperoleh sekitar 14.000 penayangan setiap bulannya.

 

Tidak menyederhanakan konten

Kunci untuk mendapatkan perhatian melalui konten adalah menemukan keseimbangan yang tepat antara kualitas dan kuantitas.Hindari konten yang bertele-tele dan sulit dipahami. Meskipun blogging adalah cara yang bagus untuk mendatangkan traffic ke situs web Anda, hal itu belum tentu menarik bagi semua orang. Karena tidak semua orang suka membaca posting blog. Bahkan, 53% konsumen mengatakan mereka ingin melihat lebih banyak video di masa yang akan datang.

Jadi, blogging tidak selalu menjadi konten yang paling efektif. Ketika berpikir tentang seberapa sering Anda harus mempublikasikan, Anda juga harus mempertimbangkan apa yang Anda publikasikan. Video bisa menjadi cara yang bagus untuk menarik perhatian, menyederhanakan topik yang kompleks dengan cara yang lebih mudah untuk dipahami audiens, atau mempromosikan produk Anda. Misalnya, Red Bull menggunakan YouTube untuk menunjukkan olahraga ekstrim, acara, dan kompetisi yang mereka sponsori.

 

Konten membingungkan karena berisi promosi penjualan

konten-tulisan-membingungkan

Jangan membuat konten tulisan yang membingungkan. Photo Credit: Tristan

Konten sebaiknya tidak untuk promosi penjualan. Meskipun seluruh tujuan pemasaran adalah menciptakan minat dalam bisnis dan mendorong penjualan, tetapi Anda tidak dapat memulai hubungan dengan prospek potensial dengan promosi penjualan. Dengan internet di ujung jari, pelanggan lebih mampu menemukan pilihan mereka tanpa perlu berbicara dengan penjual. Faktanya, 60% konsumen tidak akan terhubung dengan penjual hingga mereka telah membuat daftar pembelian potensial. Pada saat siap membeli, mereka sudah tahu apa yang mereka cari. Ini berarti Anda perlu menggunakan konten untuk mengedukasi.

Anda dapat melakukannya dalam bentuk video, posting blog yang menarik, webinar pendidikan, dan posting media sosial yang menarik. Gambar berkualitas tinggi dapat menarik perhatian, dan membuat follower memperhatikan. Audiens perlu lebih memahami masalah mereka, serta solusi yang tersedia. Konten yang dapat Anda buat untuk mereka dapat mencakup video atau artikel perbandingan produk, studi kasus, ataupun podcast. Dalam tahap ini, prospek Anda siap untuk memilih produk atau layanan mana yang tepat untuk mereka. Anda dapat mendorong keputusan mereka dengan membuat konten testimonial, ulasan produk, ataupun video demo.

 

Anda tidak memahami audiens

Ketika membuat konten, apakah Anda tahu siapa audiens Anda? Jika Anda hanya berpikir “pelanggan.”, maka Anda belum sepenuhnya memahami siapa audiens Anda. Untuk mendapatkan perhatian audiens, Anda perlu memahami audiens Anda dan membuat konten hanya untuk mereka. Saat memfokuskan konten, Anda mungkin saja mempersempit audiens target, tetapi Anda telah membuat koneksi yang lebih dalam. Hal ini dapat membantu pertumbuhan konten Anda. Lihat bagaimana Modernweb menggunakan strategi konten yang ditargetkan untuk mendatangkan 10.000 pengunjung hanya dalam waktu tiga minggu. Mereka mulai dengan mendefinisikan siapa audiens mereka secara spesifik. Modernweb sampai pada kesimpulan bahwa mereka akan menulis untuk “eksekutif teknologi di dalam perusahaan”

 

Konten tulisan tidak memahami pain point

Kemungkinan terakhir alasan mengapa konten tulisan Anda sepi pembaca bisa jadi karena Anda tidak memahami pain point. Misalnya Modernweb yang memiliki klien yaitu startup dan bisnis kecil, hal tersebut bukanlah klien ideal jadi mereka menganggap itu bukan area fokus. Modernweb memahami paint poin berdasarkan pada audiensi kemudian membuat perencanaan konten yang menjawab kebutuhan tersebut. Dalam hal ini, Modernweb memutuskan untuk fokus berbagi cerita bisnis perusahaan yang baru saja beralih dari gaya kerja yang lama ke gaya kerja yang baru. Mereka mengidentifikasi audiens, memahami apa yang sedang audiens butuhkan, kemudian mempresentasikannya dengan konten yang menjelaskan bagaimana cara menangani masalah. Hanya dalam tiga minggu, traffic web mereka mengalami peningkatan yang sangat besar.

 

Inilah 8 kemungkinan alasan konten tulisan Anda sepi pembaca yang telah dirangkum oleh tim Penulis.ID. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa Anda terapkan untuk meningkatkan jumlah pembaca konten tulisan Anda. Selalu ingat bahwa konten Anda harus diformat khusus untuk memenuhi kebutuhan pembeli. Konten Anda juga harus cukup menarik dan berbeda dari banyak informasi yang sudah ada di web.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
The following two tabs change content below.

Inas Twinda

Inas adalah penulis senior di Penulis.ID. Dia telah membantu berbagai perusahaan seperti Traveloka dan Bukalapak untuk memproduksi artikel demi keperluan konten marketingnya.