Cara Ampuh Untuk Mencari Ide Blogging yang Kreatif

photo credit: beblogging.com
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Pada tahun 2006 sampai tahun 2010, blogger menjadi salah satu pekerjaan online yang menjanjikan. Mulai dari paid review sampai Google Adsense masih menjadi salah tumpuan para blogger-blogger untuk meraih pundi-pundi dollar maupun rupiah. Pada tahun tersebut, Google masih mengandalkan algoritma Page Rank (PR) sehingga untuk menentukan Search Engine Result Page (SERP) bisa dilihat seberapa PR blog tersebut. Algoritma PR inilah yang membuat ide kreatif sedikit berkurang. Mereka hanya meniru artikel yang sudah ada untuk mendapatkan traffic yang datang dari search engine.

kreatif
photo credit: salawaku.com

Sekarang algoritma Google sudah berubah, bukan lagi menggunakan PR untuk menentukan SERP, tetapi lebih ke content/isi. Pihak Google jika ditanya, “bagaimana mendapatkan peringkat 1 di search engine?” jawabannya selalu “buatlah content yang menarik”. Membuat content yang menarik itu bukan perkara mudah, Anda harus mendapatkan ide yang segar, unik, dan tentu bisa dibaca banyak orang.

Sebenarnya mencari ide blogging yang kreatif ini tidak sesulit yang Anda bayangkan. Sebenarnya tinggal mencari apa kesukaan atau spesialisasi Anda. Karena menulis sesuatu yang Anda suka akan membuat mudah mengembangkannya. Sekarang kami akan menjelaskan bagaimana cara mengembangkan atau mencari ide blogging yang kreatif yang juga dipraktekkan oleh tim kami di Penulis.ID.

Membaca

Hampir semua orang pintar di dunia ini pasti membaca buku. Sergey Brin pendiri Google mempunyai buku favorit yang hampir selalu dibaca ketika pikirannya buntu. Sergey Brin membaca Surely You’re Joking, Mr. Feynman! Bahkan Mark Zuckerberg secara spesial memberi first likes di Facebook Profile-nya, yaitu kepada buku Ender’s Game.

Buku tidak sekedar jendela dunia. Tetapi buku akan memberikan perspektif baru tentang apa yang ada di dunia. Misalnya Anda sangat tertarik kepada makanan, Anda bisa membaca buku tentang makanan. Pada tahun 2015 lalu, Dinnertime yang ditulis oleh Ree Drummond dan The Nerdy Nummies Cookbook oleh Rosanna Pansino menjadi buku tentang makanan paling laris di dunia. Coba perbanyak referensi buku Anda.

kreatif2
theodysseyonline.com

Semakin Anda banyak membaca, semakin mengerti bagaimana pandangan orang. Pada akhirnya itu akan membantu Anda itu mendapatkan ide-ide segar. Membaca sebenarnya tidak hanya dari buku, tetapi majalah, koran, artikel di internet juga termasuk membaca. Perbanyak membaca, maka Anda akan mendapatkan ide-ide kreatif.

Mendapatkan ide dari media sosial

Facebook mempunyai 1.4 miliar pengguna aktif setiap bulannya, sedangkan Twitter mempunyai 332 juta pengguna aktif setiap bulannya. Jadi setidaknya Anda bisa mendapatkan inspirasi dengan mudah melalui media sosial tersebut. Jika Anda ingin menuliskan isu-isu terbaru, Anda bisa mengikuti akun-akun yang tentu berhubungan dengan minat dan jenis blog Anda. MIsalnya makanan, Anda bisa mengikuti akun Twitter seperti Chefsfeed, bittman, atau Foodimentary. Dengan mengikut akun Twitter tersebut, Anda akan mendapatkan inspirasi makanan apa yang sedang trend.

Sebagai informasi, sekarang hampir semua perusahaan mempunyai akun Twitter. Mereka mengumumkan segala informasi terbaru mengenai perusahaannya pasti melalui Twitter. Jadi, jika Anda ingin menuliskan artikel yang segar tentang makanan atau sebagainya, Anda bisa mengikuti akun Twitter populer yang ada di dunia.

Google Keyword Planner

Jika Anda adalah blogger yang tidak ingin sekedar menuliskan artikel, tetapi ingin berpatisipasi dalam urusan Search Engine Optimization. Anda harus menggunakan Google Keyword Planner untuk mencari tahu keyword mana saja yang sedang trending. Cara sangat mudah, cukup login ke dalam akun Google di link tersebut. Setelah login, tulislah keyword apa saja yang ada ingin Anda sasar.

Kita tetap mengambil contoh tentang makanan. Misalnya Anda ingin menulis tentang “resep makanan”, maka di dalam Google Keyword Planner akan terlihat puluhan keyword yang berhubungan dengan “resep makanan”. Mulai dari “resep kue”, “aneka masakan”, “menu masakan”, “membuat makanan”, dan sebagainya. Itu adalah contoh ketika Anda menginginkan keyword yang berhubungan dengan makanan. Bisa juga ketika Anda ingin menuliskan artikel lain, seperti otomotif, olahraga, atau bahkan marketing.

Di dalam Google Keyword Planner tersebut, yang harus Anda perhatikan adalah bagaimana “avg. monthly searches” dan “competition”. Kami akan menjelaskan satu per satu mengenai hal tersebut.

  • monthly searches

Ini adalah besarnya total orang yang mencari dengan keyword tersebut. Jadi misalnya keyword “resep kue” total monthly search-nya adalah 174 ribu. Itu berarti setiap bulan ada 174 tibu orang mencari keyword “resep kue”. Semakin besar monthly search, itu berarti semakin bagus untuk menaikkan traffic ke dalam blog Anda. Tetapi ada kelemahan juga ketika Anda ingin menyasar keyword yang mempunyai monthly search besar. Ada puluhan atau bahkan ratusan blog lain yang juga menuliskan tentang keyword tersebut.

  • Competition

Apa yang dimaksud dengan competition yang ada di Google Keyword Planner tersebut? Competition adalah berapa besarnya orang menggunakan iklan berbayar (Adwords) dengan keyword tersebut. Ada tiga tingkatan di dalam competition ini, yaitu Low, Medium, dan High. Low berarti sangat sedikit orang yang menggunakan keyword untuk Adwords, jadi Anda bisa ikut berkompetisi karena saingan Adwords-nya sedikit.

Sedangkan untuk competition Medium dan High, itu berarti sangat banyak orang yang menggunakan Adwords dengan keyword tersebut. Jadi Anda bisa berpikir ulang untuk menggunakan keyword tersebut.

Ada banyak sekali website untuk Anda ambil idenya

Sekarang Anda tidak perlu membuka satu per satu website untuk mendapatkan informasi yang Anda butuhkan. Misalnya teknologi, Anda tidak perlu membuka website The Verge, Cnet, ataupun Techcrunch satu per satu. Sekarang Anda bisa menggunakan Flipboard. Di sana Anda bisa bookmark website favorit Anda, untuk di baca kemudian hari. Flipboard bisa Anda install di smartphone Anda, iOs maupun Android.

photo credit: beblogging.com
photo credit: beblogging.com

Di dalam aplikasi tersebut Anda bisa mendapatkan update terbaru jika ada artikel terbaru dari website favorit Anda. Selain Flipboard, Anda bisa menggunakan aplikasi lain seperti Scoop.it ataupun Feedly. Di Indonesia juga sebenarnya banyak aplikasi sejenis seperti BaBe dan Kurio, semua tergantung selara Anda.

Blogwalking

Di dalam business plan selalu disebutkan bahwa Anda harus mempelajari bagaimana kompetitor Anda. Mempelajari kompetitor juga termasuk bagaimana caranya Anda mendapatkan ide. Mungkin ada puluhan bahkan ratusan blog sejenis di luar sana. Jadi seharusnya Anda bisa mendapatkan satu atau dua ide setelah Anda beberapa kali melakukan blogwalking.

Ketika Anda blogwalking, Anda bisa melihat apa saja kelebihan dan kelemahan blog tersebut. Jika ada kelebihan, Anda bisa menerapkannya ke dalam blog Anda. Sedangkan jika Anda merasa di dalam artikel tersebut ada sedikit kekurangan atau ada artikel yang kurang dalam, Anda bisa menuliskan kembali dengan analisa lebih mendalam. Menuliskan dengan perspektif atau sudut pandang yang berbeda akan membuat pembaca blog Anda mendapatkan sesuatu yang baru.

Itulah beberapa cara mencari ide blogging yang kreatif. Sebenarnya inti dari mencari ide blogging yang kreatif adalah membaca, sedangkan tools seperti Google Trends, Google Keyword Planner, ataupun Flipboard adalah alat bantu. Budayakan membaca ya teman.

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail
The following two tabs change content below.

Dior Asning Kosyu

Wordsmith